Kesan Pertama




My very first podcast 

https://www.youtube.com/watch?v=T1SNvbUy2tQ



Berawal iseng apply jadi host buat podcast pembelajaran BPK Corpu,,dan inilah hasilnya. hehehe. Jujur, saya deg2an sewaktu seorang teman mengirimkan link berisi tautan podcast perdana saya ini. Antara excited dan khawatir, apakah isinya memuaskan atau tidak, maklum nubi. hehehe

Walaupun memang masih banyak yang gak oke sana sini, tapi saya cukup puas. Thks to teman-teman editor yang udah kerja keras buat ngedit sana sini, sehingga setidaknya ini menjadi layak dan cukup jelas untuk bisa disimak, mengingat pada saat rekamannya banyak kendala sana sini. Rekaman podcast ini saya lakukan sekitar 2 minggu yang lalu. Saat itu, kebetulan posisi saya sedang di rumah orang tua saya di Jogja, dan kebetulan jaringan wifi di rumah Jogja menggunakan I******e, yang waktu itu memang sedang error karena infonya ada saluran kabel bawah lautnya yang terputus. Karena jaringan wifi yang tidak bagus, beberapa kali saya sempat terpental keluar dari ruangan zoom, dan rekaman terpaksa diulang. Ya namanya juga adegan yang diulang, saya sendiri pada saat melakukannya rasanya tidak senatural pada saat pertama kali obrolan-obrolan tersebut dilontarkan. Thks to narasumber, yang sudah dengan sabar menjawab beberapa pertanyaan yang harus diulang, dan juga ke teman-teman editor, yang berhasil menjadikan potongan-potongan adegannya tetap berasa natural. hehehe


Belum lagi masalah suara dan pencahayaan. Di rumah Jogja, tidak banyak ruangan yang bisa saya gunakan untuk melakukan rekaman secara leluasa. Demi menghindar dari hiruk pikuknya 3 anak saya, rekaman saya lakukan di ruangan samping kamar Papa. Saya kira di situ tempat yang cukup aman, karena untuk bisa mencapai ruangan tersebut harus masuk ke kamar Papa dulu. Hehehe,,tapi saya salah,,anak-anak tetap saja tau kalau mamanya ada di situ. Walhasil, di beberapa bagian saya harus mematikan microphone supaya riuhnya suara anak-anak tidak masuk ke rekaman. Tapi sayangnya, mata dan ekspekresi saya tidak bisa ditutupi,, ada saat-saat saya terpaksa harus melotot ke anak-anak atau memberikan isyarat supaya mereka mau pindah maen ke tempat lain­čśé 

Selain masalah anak-anak, ruang samping kamar Papa memang pencahayaannya kurang bagus. Dulu ruangan itu sebenarnya adalah ruangan kerja Papa. tapi sejak Papa pensiun, ruangan itu jadi jarang dipakai untuk bekerja, dan lampu yang sudah redup dibiarkan saja. Sayangnya, saat itu saya juga tidak menyediakan external web cam, hanya mengandalkan kamera bawaan laptop saja. Jadi ya begitulah. Pecah gambarnya. Hiks

Tapi di luar masalah teknis tersebut, ini pengalaman yang menyenangkan. jujur saya grogi di awalnya. Padahal topik yang saya bawakan ini sebenarnya adalah topik yang memang sudah benar-benar saya kuasai. Narasumber yang saya ajak ngobrol juga saya sudah kenal banget. Sebelum rekaman, kami juga sudah sedikit berdiskusi mengenai topik yang akan diobrolkan. Tapi tetap saja, saya grogi, sampai-sampai narasi awal pembukaan obrolan, harus saya tuliskan secara detail di catatan saya. Hal yang jarang sekali saya lakukan, bahkan ketika saya harus mengajar atau mengisi acara yang lain, saya tidak pernah menuliskan secara detail apa yang harus saya ucapkan. Biasanya saya cukup pede dengan hanya mengantongi beberapa keyword saja. Tapi ini kok rasanya beda. Kelihatan sekali di rekaman tersebut, beberapa kali saya harus melihat ke catatan, bahkan di akhir, terpaksa ada jeda karena saya tak kunjung mendapatkan tulisan yang berisi catatan mengenai apa yang harus saya ucapkan untuk menutup acara. Saya benar-benar grogi rasanya. Hehehe,,

Tapi ini benar-benar menyenangkan. Short escape dari kerjaan rutin,,menyenangkan!!

Komentar